Jumat, 06 Mei 2016

INDUSTRI

DEFINISI DAN PENGERTIAN INDUSTRI :


Instrustri berasal dari industria yang diartikan sebagai kegiatan ekonomi bagian dari proses produksi, yang mengolah bahan mentah menjadi bahan baku atau bahan baku menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi penggunaannya, termasuk kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industri.

Industri adalah suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Usaha perakitan atau assembling dan juga reparasi adalah bagian dari industri. Hasil industri tidak hanya berupa barang, tetapi juga dalam bentuk jasa.



KLASIFIKASI INDUSTRI


A.    Klasifikasi industri berdasarkan subjek pengelola
Berdasarkan proses produksi, industri dapat dibedakan menjadi:

1. Industri hulu, yaitu industri yang hanya mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi. Industri ini sifatnya hanya menyediakan bahan baku untuk kegiatan industri yang lain. 
Misalnya: industri kayu lapis, industri alumunium, industri pemintalan, dan industri baja.

2. Industri hilir, yaitu industri yang mengolah barang setengah jadi menjadi barang jadi sehingga barang yang dihasilkan dapat langsung dipakai atau dinikmati oleh konsumen. 
Misalnya: industri pesawat terbang, industri konveksi, industri otomotif, dan industri meubeler.



B.     Klasifikasi industri berdasarkan proses produksi
Berdasarkan subjek pengelolanya, industri dapat dibedakan menjadi:

1.  Industri rakyat, yaitu industri yang dikelola dan merupakan milik rakyat, 
Misalnya: industri meubeler, industri makanan ringan, dan industri kerajinan.

2. Industri negara, yaitu industri yang dikelola dan merupakan milik Negara yang dikenal dengan istilah BUMN, 
Misalnya: industri kertas, industri pupuk, industri baja, industri pertambangan, industri perminyakan, dan industri transportasi.


MENINGKATKAN DAYA SAING INDUSTRI


Faktor masyarakat dan sektor public juga memiliki peran dalam memperkuat daya saing industri nasional. Dari faktor masyarakat, memiliki peran menyerap produk yang dihasilkan oleh sektor industri lokal melalui kemampuan daya beli dan pola konsumsi yang dimiliki. Masyarakat juga diharapkan menmbangun dan memperkuat aspek budaya, pendidikan, dan mentalitas para warganya agar dapat melahirkan tenaga-tenaga kerja yang trampil, ulet dan memiliki integritas bagi sektor industri. Dari sektor public diharapkan mampu menyediakan berbagai infrastruktur dan pengelolaannya serta tingkat pelayanan yang cepat, akurat dan murah kepada sektor industri.

Indonesia agar bisa turut serta bersaing dengan dalam industri harus mengetahui kekuatan yang dimilikinya. Kekuatan yang dimiliki oleh Indonesia yang dapat digunakan sebagai senjata untuk meweujudkan daya saing nasional diantaranya tersedianya jumlah angkatan kerja yang besar dengan tingkat kemampuan dasar yang kuat, terlaksananya program reformasi hukum/perundang-undangan dan peraturan yang menciptakan iklim usaha kondusif bagi kalangan dunia usaha, terciptanya sistem keuangan solid yang menjamin ketersedian cadangan devisa memadai untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, khususnya mata uang dari negara-negara kuat, ketersedian Indonesia untuk membuka investasi luar negeri, dan tersedianya ruang gerak yang luas bagi pembangunan cluster, khususnya di sektor-sektor industri berbasis sumberdaya alam yang secara berlimpah dimiliki Indonesia. Jika kekuatan ini dimanfaatkan secara maksimal oleh Indonesia diyakini bahwa negara ini siap bersaing dan bisa menjadi yang terbaik.





Jigoku wo mita
Sumber :

http://geografi-bumi.blogspot.co.id/2009/10/klasifikasi-industri.html
http://arifshubhan.blogspot.co.id/2013/07/meningkatkan-daya-saing-bisnis-industri.html
http://www.organisasi.org/1970/01/pengertian-definisi-macam-jenis-dan-penggolongan-industri-di-indonesia-perekonomian-bisnis.html
http://rinesaa.blogspot.co.id/2012/10/penggolongan-dan-klasifikasi-industri.html

Senin, 02 Mei 2016

Tugas 5


NERACA PEMBAYARAN INTERNASIONAL

Neraca Pembayaran Internasional  adalah suatu catatan atau pendataan yang berisi ringkasan aktifitas ekonomi yang dilakukan oleh suatu badan mandiri ataupun suatu badan kenegaraan yang berupa transaksi-transaksi antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain dalam jangka waktu yang telah ditentukan namun biasanya adalah satu tahun.Pengertian penduduk di dalam suatu neraca pembayaran internasional meliputi orang perorangan, badan hukum, dan pemerintah.

Neraca pembayaran dapat mencakup aktifitas ekonomi berupa pembelian dan penjualan barang dan jasa, hibah dari individu dan pemerintah asing, serta transaksi financial lainya. Neraca ini dikeluarkan sebagai bentuk  evaluasi adanya untung atau rugi dari kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh pihak terkait guna perbaikan agar lebih baik lagi untuk urusan perekonomian mereka dimasa depan. Dalam neraca ini biasanya ada dua macam pembukuan yaitu pembukuan kredit untuk menghitung dan mendata pengeluaran dan juga pembukuan debit untuk menghitung segala pemasukan yang didapat dari usaha atau aktifitas perekonomian.

Necara pembayaran memiliki dua sisi, yaitu kredit dan debit.
  1. Transaksi debit, adalah transaksi yang mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negara yang mempunyai neraca pembayaran tersebut untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. Contoh: Indonesia membeli jasa dari Malaysia, maka transaksi tersebut menimbulkan kewajiban untuk mengadakan pembayaran kepada Malaysia, sehingga transaksi jasa tersebut merupakan transaksi debit yang dicatat dalam neraca pembayaran dengan tanda minus (–). 
  2. Transaksi kredit, adalah transaksi yang mengakibatkan timbul atau bertambahnya hak bagi penduduk negara yang mempunyai neraca pembayaran tersebut untuk menerima pembayaran dari negara lain. Contoh: Indonesia menjual jasa ke Malaysia, maka transaksi tersebut menimbulkan hak untuk menerima pembayaran dari Malaysia, maka transaksi tersebut merupakan transaksi kredit yang dicatat dalam neraca pembayaran dengan tanda positif (+).


Fungsi Neraca Pembayaran Internasional


Neraca pembayaran sangat penting dan perlu dibuat oleh suatu negara. Fungsi neraca pembayaran internasional antara lain sebagai berikut.

1.    Sebagai alat pembukuan agar pemerintah dapat mengambil keputusan yang tepat, mengenai jumlah barang dan jasa yang sebaiknya keluar atau masuk dalam batas wilayah suatu negara serta untuk mendapatkan keterangan-keterangan mengenai anggaran alat-alat pembayaran luar negerinya.

2. Sebagai alat untuk mengukur kondisi ekonomi yang terkait dengan perdagangan internasional dari suatu negara. Sebagai alat untuk melihat gambaran pengaruh transaksi luar negeri terhadap pendapatan nasional negara yang bersangkutan.

3. Sebagai alat untuk memperoleh informasi rinci terkait dengan perdagangan luar negeri.

4. Sebagai alat untuk membandingkan pos-pos dalam neraca pembayaran negara tersebut dengan negara tertentu.

5. Merupakan alat untuk mengukur berapa besar utang dan piutang negara terhadap luar negeri 

Tujuan Neraca Pembayaran Internasional


Tujuan utama neraca pembayaran yaitu untuk memberikan informasi informasi kepada pemerintah tentang posisi keuangannya, khususnya yang terkait dengan hasil praktek hubungan ekonomi dengan negara lain. Neraca pembayaran juga dapat membantu dalam pengambilan keputusan bidang moneter, fiskal, perdagangan dan pembayaran internasionaljuga dapat membantu dalam pengambilan keputusan bidang moneter, fiskal, perdagangan dan pembayaran internasional

Penyusunan neraca pembayaran mempunyai beberapa tujuan, diantaranya sebagai berikut: 

1.  Memberikan informasi kepada pemerintah mengenai posisi negara di perdagangan internasional

2. Memberikan informasi kepada pemerintah mengenai posisi pembayaran internasional

3. Membantu pemerintah dalam menetapkan kebijakan fiskal dan moneter

4. Merupakan alat untuk mengukur struktur dan komposisi transaksi ekonomi suatu negara dengan dunia Internasional

5. Mengukur keadaan perekonomian dan posisi keuangan internasional suatu negara



Jika terjadi hubungan perdagangan antara 2 negara yang tidak seimbang, yang artinya satu negara selalu mengalami surplus neraca perdagangan dan negara satunya selalu mengalami defisit transaksi perdagangan. maka dampaknya adalah terjadi ketidakstabilan ekonomi negara dalam jangka pendek maupun jangka panjang

Defisit sebagai akibat impor yang berlebihan akan mengakibatkan penurunan dalam kegiatan ekonomi dalam negeri karena konsumen menggantikan barang dalam negeri dengan barang impor, harga valuta asing akan meningkat dan menyebabkan harga-harga impor bertambah mahal. Kegiatan ekonomi dalam negeri yang menurun mengurangi kegairahan pengusaha untuk melakukan penanaman modal dan membangun kegiatan usaha yang baru.


Sumber :

http://www.zonasiswa.com/2015/01/neraca-pembayaran-pengertian-komponen.html
http://webmuhammadiyah.blogspot.co.id/2014/03/pengertian-neraca- pembayaran.html
http://ekoxi.blogspot.co.id/2009/04/tujuan-dan-fungsi-neraca-pembayaran.html
http://marshaliakifujin.blogspot.co.id/2015/11/neraca-pembayaran-internasional.html

Minggu, 17 April 2016

Tutorial pembuatan form pada MS. accea 2007

Pengertian FORM 
 
Form digunakan untuk merepresentasikan ke user atau menerima inputan dari user data-data dalam tabel/query dalam bentuk interface grid, tombol dan lain-lain. Form dalam Access dapat dimasukkan ke dalam form lain sebagai control sub form, biasanya jika kita bekerja dalam transaksi master detail.


Salah satu interface yang disediakan oleh microsoft untuk mempercantik tampilan microsoft  access adalah dengan menggunakan Form.Form dapat dibuat dengan cara Create From in desain view atau Create by using Wizard.


langsung saja berikut tutorial video pembuatan form 

https://youtube.com/watch?v=99gCWs7GUOU

Sabtu, 09 April 2016

Tugas 4

 Apa yang dimaksud dengan pengangguran ? 

Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya


    Kelompok Pengangguran Menurut Sukirno (1994)

A  Berdasarkan Penyebabnya

1. Pengangguran Friksional atau pengangguran normal
Apabila dalam suatu  perekonomi terdapat pengangguran sebanyak dua atau tiga persen dari jumlah tenaga kerja maka ekonomi itu sudah dipandang sebagai mencapai kesempatan kerja penuh. Pengangguran sebanyak dua atau tiga persen tersebut dinamakan pengangguran normal atau pengangguran friksional. 

Contohnya : Perpindahan tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor industri, untuk sementara menganggur.

2. Pengangguran Siklikal
Kemerosotan permintaan agregat ini mengakibatkan perusahaan-perusahaan mengurangi pekerja atau menutup perusahaanya, sehingga pengangguran akan bertambah. Pengangguran dengan wujud tersebut dinamakan pengangguran siklikal. 

Contohnya : Di suatu perusahaan ketika sedang maju butuh tenaga kerja baru untuk perluasan usaha. Sebaliknya ketika usahanya merugi terus maka akan terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) atau pemecatan.

3.Pengangguran Struktural
Pengangguran ini terjadi karena adanya perubahan dalam struktur perekonomian yang menyebabkan kelemahan atau pergantian  di bidang keahlian lain.

Contohnya : Suatu daerah yang tadinya agraris (pertanian) menjadi daerah industri, maka tenaga bidang pertanian akan menganggur.

4. Pengangguran Teknologi 
Pengangguran teknologi muncul karena adanya penggantian tenaga manusia oleh mesin-mesin dan bahan kimia.

Contohnya : sebelum ada penggilingan padi, orang yang berprofesi sebagai penumbuk padi bekerja, setelah ada mesin penggilingan padi maka mereka tidak bekerja lagi.

B. Berdasarkan Ciri-Cirinya

1. Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) : 
Pengangguran terbuka adalah tenaga kerja yang betul-betul tidak mempunyai pekerjaan. Pengangguran ini terjadi ada yang karena belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal dan ada juga yang karena malas mencari pekerjaan atau malas bekerja.

Contohnya : Seseorang lulusan S1 mesin tapi tidak memperoleh pekerjaan karena lapangan yang belum tersedia sesuai dengan kualifikasinya.

2. Pengangguran Tersembunyi
Pengangguran yang terjadi karena terlalu banyaknya tenaga kerja untuk satu unit pekerjaan, padahal dengan mengurangi tenaga kerja sampai jumlah tertentu tidak akan mengurangi jumlah produksi. Pengangguran ini terutama terjadi di sektor pertanian atau jasa.

Contohnya keluarga petani dengan anggota keluarga yang besar mengerjakan luas tanah yang sangat sempit. Contoh lain pengangguran tersembunyi adalah orang yang melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan keinginannya atau tidak sepadan dengan kemampuannya.

3. Pengangguran musiman 
pengangguran akibat siklus ekonomi yang berfluktuasi karena pergantian musim. Umumnya pada bidang pertanian dan perikanan.

Contohnya : pada musim panen, para petani bekerja dengan giat, sementara sebelumnya banyak menganggur.

4. Setengah Menganggur
Setengah menganggur ialah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena tidak ada pekerjaan untuk sementara waktu. Ada yang mengatakan bahwa tenaga kerja setengah menganggur ini adalah tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam dalam seminggu atau kurang dari 7 jam sehari.

 Contohnya : Seorang buruh konstruksi/bangunan yang telah menyelesaikan pekerjaan di suatu proyek, untuk sementara menganggur sambil menunggu proyek berikutnya.


Terlihat Tapi Tidak Terilihat
Sumber :
- https://id.wikipedia.org/wiki/Pengangguran#Berdasarkan_jam_kerja
- https://id.wikipedia.org/wiki/Pengangguran
- http://www.gajimu.com/main/pekerjaan-yanglayak/jaminan-sosial/pengangguran
- http://inginberubah.blogspot.co.id/2009/02/pengertian-dan-jenis-pengangguran.html
- http://qthab2.blogspot.co.id/2008/09/pengertian-dan-jenis-pengangguran-pada.html

Tugas 3

yang dimaksud dari Pertumbuhan ekonomi?

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.


Apakah dengan pertumbuhan ekonomi yang 

tinggi negara dapat dikatakan makmur?

Suatu negara dapat dikatakan negara yang makmur jika pertumbuhan ekonominya sangat tinggi. Pendapatan perkapita merupakan indikator terpenting dalam mengukur tingkat kesejahteraan rakyat suatu negara. Sebuah negara dikatakan makmur apabila rakyatnya memiliki pendapatan per kapita yang tinggi. Namun, meskipun pendapatan per kapita merupakan indikator terpenting, tetapi hal tersebut bukan satu satunya penentu kemakmuran suatu negara. Keadaan perekonomian suatu negara akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan membuat kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat juga tinggi. Dimana pendapatan setiap masyarakatnya cukup bahkan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, seperti pada sebagian negara negara barat.

Apakah dengan kondisi pertumbuhan ekonomi yang 

tinggi dan makmur maka penduduknya bisa 

dikatakan sejatera?

Meskipun suatu negara pendapatan per kapitanya tinggi, namun jika terjadi perang di dalam negara tersebut, maka tidak dapat di sebut sebagai negara makmur atau sejahtera. Karena dengan adanya peperangan banyak menimbulkan kematian, penderitaan, dan rasa tidak aman.


pencet CTRL + A kalo pengen ngeliat sumber atau di block dulu kotak hitam dibawah ini

Sumber : 
- https://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi
- http://pisoftskill.blogspot.co.id/2011/05/tolak-ukur-kemakmuran-suatu-negara_01.html

http://belajarekonomiyukk.weebly.com/pertumbuhan-ekonomi.html

Rabu, 09 Maret 2016

Tugas 2

Perekonomian Indonesia

PENTINGKAH MEMPELAJARI PEREKONOMIAN INDONESIA


            Menurut saya mempelajari perekonomian indonesia itu penting, bukan hanya karena saya adalah warga negara indoensia. Warga asing yang ingin menetap atau menjalani bisnis di indonesia akan mempelajari tentang perekonomian indonesia. Menurut saya perekonomian indonesia itu  adalah sebuah aturan dari pemerintah berdasarkan sistem ekonomi yang digunakan untuk membuat rakyat sejahtera. Dalam perkonomian suatu negara pasti akan berbeda dengan negara lain, Hal itu disebabkan oleh  ideologi  bangsa, sifat dan jati diri bangsa yang berbeda dan sistem ekonomi yang berbeda juga. Sistem perekonomian adalah sistem yang dipakai oleh sebuah negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dikuasainya baik untuk perorangan ataupun instansi di negara itu. Perbedaan utama antara satu sistem ekonomi dengan sistem ekonomi yang lain yaitu bagaimana cara sistem itu mengelola faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu diizinkan memiliki seluruh faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut dikuasai oleh pemerintah

KAPAN SUATU NEGARA DIKATAKAN SEBAGAI :

Negara maju

Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata.

Negara maju mempunya ciri-ciri sebagai berikut :
·            Rendahnya tingkat pengangguran
·            Tingginya Tingkat Pendidikan
·            Pendapatan Perkapita Tinggi
·            Besar Pendapatan Negara Berasal dari Industri dan Jasa
·            Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
·            Disiplin dan Menghargai Waktu
·            Tingkat Ekspor Lebih Tinggi Dibanding Import
·            Sebagian Penduduk Tinggal di Kota
·            Krisis Lingkungan Cepat Diatasi

Contoh negara maju :
1.         Taiwan
2.         Singapore
3.         Korea Selatan
4.         Hong Kong


Negara berkembang
Negara berkembang adalah istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan suatu negara dengan kesejahteraan material tingkat rendah. Karena tidak ada definisi tetap negara berkembang yang diakui secara internasional, tingkat pembangunan bisa saja bervariasi di dalam negara berkembang tersebut.

Negara berkembang mempunya ciri-ciri sebagai berikut :
·            Tingkat Pertumbuhan Penduduk Tinggi
·            Tingkat Pengangguran Tinggi
·            Tingkat Produktivitas Rendah
·            Kualitas Hidup Rendah
·            Ketergantungan Pada Sektor Pertanian / Primer
·            Pasar & Informasi Tidak Sempurna
·            Tingkat Ketergantungan Pada Angkatan Kerja Tinggi
·            Ketergantungan Tinggi Pada Perekonomian Eksternal Yang Rentan

Contoh Negara Berkembang :
1.         Indonesia
2.         Malaysia

Negara miskin

Negara miskin dapat disebut juga Negara terbelakang yaitu negara yang tidak mampu berdiri sendiri karena tidak memiliki sistem ekonomi yang dapat memenuhi dan menstabilkan tingkat perekonomian negaranya sehingga dapat memengaruhi keadaan kehidupan masyarakat di negaranya.

Negara miskin mempunya ciri-ciri sebagai berikut :

·            KEMISKINAN UMUM
·            PERTANIAN, MATA PENCAHARIAN UTAMA
·            EKONOMI DUALISTIS
·            SUMBER ALAM KURANG TEROLAH
·            PENGANGGURAN DAN PENGANGGURAN TERSEMBUNYI
·            KETERBELAKANGAN EKONOMI
·            KETIADAAN INSIATIF DAN USAHA
·            KETERBELAKANGAN TEKNOLOGI
·            KELANGKAAN ALAT MODAL


Contoh negara Miskin :

1.         Republik kongo
2.         Zimbabwe


PERTUMBUHAN EKONOMI

Pertumbuhan Ekonomi adalah adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.

 PEMERATAAN PEMBANGUNAN

Pemerataan Pembangunan adalah pemerataan wilayah ekonomi yang didasarkan pada sinkronisasi dan sinergitas akan kepentingan ekonomi untuk kehidupan dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik, tidak saja diwilayah perotaan tetapi diwilayah pinggiran perkotaan, daerah daerah yang menjadi penyangga perkotaan itu sendiri, tidak akan ada kata kampung, semua diharapkan sama ikut menikmati pembangunan ekonomi itu sendiri. 


PENGENTASAN KEMISKINAN

Pengatasan Kemiskinan merupakan program pemerintah yang secara substansi berupaya dalam penanggulangan kemiskinan melalui konsep memberdayakan masyarakat dan pelaku pembangunan lokal lainnya, termasuk pemerintah daerah dan kelompok peduli setempat, sehingga dapat terbangun "gerakan kemandirian penangguangan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan" yang bertumpu pada nilai-nilai luhur dan prisnsip-prinsip universal.

 SISTEM EKONOMI LIBERALISME

Sistem Ekonomi Liberalis adalah suatu filosofi perekonomian kebasan individu. teori itu juga bersifat membebaska individu untuk bertindak sesuka hati sesuai kepentingan dirinya sendiri dan membiarkan semua individu untuk melakukan pekerjaan tanpa pembatas yang nantinya dituntut untuk menghasilkan suatu hasil yang terbaik, yang cateris paribus, atau dengan kata lain,  menyajikan suatu benda dengan batas minimum dapat diminati dan disukai oleh masyarakan (konsumen)




















-http://www.berpendidikan.com/2015/09/pengertian-dan-ciri-ciri-sistem-ekonomi-liberal.html
- http://www.bimbie.com/manfaat-ekonomi-kreatif.htm
- http://manfaat.co.id/manfaat-pembangunan-ekonomi
- https://id.wikipedia.org/wiki/Negara_maju
- http://ipsgampang.blogspot.co.id/2015/05/pengertian-dan-ciri-ciri-negara-miskin.html
- https://id.wikipedia.org/wiki/Negara_berkembang
- https://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi
- https://crackbone.wordpress.com/program-pengentasan-kemiskinan-melalui-program-penanggulangan-kemiskinan-di-perkotaan-p2kp/