Minggu, 17 April 2016

Tutorial pembuatan form pada MS. accea 2007

Pengertian FORM 
 
Form digunakan untuk merepresentasikan ke user atau menerima inputan dari user data-data dalam tabel/query dalam bentuk interface grid, tombol dan lain-lain. Form dalam Access dapat dimasukkan ke dalam form lain sebagai control sub form, biasanya jika kita bekerja dalam transaksi master detail.


Salah satu interface yang disediakan oleh microsoft untuk mempercantik tampilan microsoft  access adalah dengan menggunakan Form.Form dapat dibuat dengan cara Create From in desain view atau Create by using Wizard.


langsung saja berikut tutorial video pembuatan form 

https://youtube.com/watch?v=99gCWs7GUOU

Sabtu, 09 April 2016

Tugas 4

 Apa yang dimaksud dengan pengangguran ? 

Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya


    Kelompok Pengangguran Menurut Sukirno (1994)

A  Berdasarkan Penyebabnya

1. Pengangguran Friksional atau pengangguran normal
Apabila dalam suatu  perekonomi terdapat pengangguran sebanyak dua atau tiga persen dari jumlah tenaga kerja maka ekonomi itu sudah dipandang sebagai mencapai kesempatan kerja penuh. Pengangguran sebanyak dua atau tiga persen tersebut dinamakan pengangguran normal atau pengangguran friksional. 

Contohnya : Perpindahan tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor industri, untuk sementara menganggur.

2. Pengangguran Siklikal
Kemerosotan permintaan agregat ini mengakibatkan perusahaan-perusahaan mengurangi pekerja atau menutup perusahaanya, sehingga pengangguran akan bertambah. Pengangguran dengan wujud tersebut dinamakan pengangguran siklikal. 

Contohnya : Di suatu perusahaan ketika sedang maju butuh tenaga kerja baru untuk perluasan usaha. Sebaliknya ketika usahanya merugi terus maka akan terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) atau pemecatan.

3.Pengangguran Struktural
Pengangguran ini terjadi karena adanya perubahan dalam struktur perekonomian yang menyebabkan kelemahan atau pergantian  di bidang keahlian lain.

Contohnya : Suatu daerah yang tadinya agraris (pertanian) menjadi daerah industri, maka tenaga bidang pertanian akan menganggur.

4. Pengangguran Teknologi 
Pengangguran teknologi muncul karena adanya penggantian tenaga manusia oleh mesin-mesin dan bahan kimia.

Contohnya : sebelum ada penggilingan padi, orang yang berprofesi sebagai penumbuk padi bekerja, setelah ada mesin penggilingan padi maka mereka tidak bekerja lagi.

B. Berdasarkan Ciri-Cirinya

1. Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) : 
Pengangguran terbuka adalah tenaga kerja yang betul-betul tidak mempunyai pekerjaan. Pengangguran ini terjadi ada yang karena belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal dan ada juga yang karena malas mencari pekerjaan atau malas bekerja.

Contohnya : Seseorang lulusan S1 mesin tapi tidak memperoleh pekerjaan karena lapangan yang belum tersedia sesuai dengan kualifikasinya.

2. Pengangguran Tersembunyi
Pengangguran yang terjadi karena terlalu banyaknya tenaga kerja untuk satu unit pekerjaan, padahal dengan mengurangi tenaga kerja sampai jumlah tertentu tidak akan mengurangi jumlah produksi. Pengangguran ini terutama terjadi di sektor pertanian atau jasa.

Contohnya keluarga petani dengan anggota keluarga yang besar mengerjakan luas tanah yang sangat sempit. Contoh lain pengangguran tersembunyi adalah orang yang melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan keinginannya atau tidak sepadan dengan kemampuannya.

3. Pengangguran musiman 
pengangguran akibat siklus ekonomi yang berfluktuasi karena pergantian musim. Umumnya pada bidang pertanian dan perikanan.

Contohnya : pada musim panen, para petani bekerja dengan giat, sementara sebelumnya banyak menganggur.

4. Setengah Menganggur
Setengah menganggur ialah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena tidak ada pekerjaan untuk sementara waktu. Ada yang mengatakan bahwa tenaga kerja setengah menganggur ini adalah tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam dalam seminggu atau kurang dari 7 jam sehari.

 Contohnya : Seorang buruh konstruksi/bangunan yang telah menyelesaikan pekerjaan di suatu proyek, untuk sementara menganggur sambil menunggu proyek berikutnya.


Terlihat Tapi Tidak Terilihat
Sumber :
- https://id.wikipedia.org/wiki/Pengangguran#Berdasarkan_jam_kerja
- https://id.wikipedia.org/wiki/Pengangguran
- http://www.gajimu.com/main/pekerjaan-yanglayak/jaminan-sosial/pengangguran
- http://inginberubah.blogspot.co.id/2009/02/pengertian-dan-jenis-pengangguran.html
- http://qthab2.blogspot.co.id/2008/09/pengertian-dan-jenis-pengangguran-pada.html

Tugas 3

yang dimaksud dari Pertumbuhan ekonomi?

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.


Apakah dengan pertumbuhan ekonomi yang 

tinggi negara dapat dikatakan makmur?

Suatu negara dapat dikatakan negara yang makmur jika pertumbuhan ekonominya sangat tinggi. Pendapatan perkapita merupakan indikator terpenting dalam mengukur tingkat kesejahteraan rakyat suatu negara. Sebuah negara dikatakan makmur apabila rakyatnya memiliki pendapatan per kapita yang tinggi. Namun, meskipun pendapatan per kapita merupakan indikator terpenting, tetapi hal tersebut bukan satu satunya penentu kemakmuran suatu negara. Keadaan perekonomian suatu negara akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan membuat kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat juga tinggi. Dimana pendapatan setiap masyarakatnya cukup bahkan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, seperti pada sebagian negara negara barat.

Apakah dengan kondisi pertumbuhan ekonomi yang 

tinggi dan makmur maka penduduknya bisa 

dikatakan sejatera?

Meskipun suatu negara pendapatan per kapitanya tinggi, namun jika terjadi perang di dalam negara tersebut, maka tidak dapat di sebut sebagai negara makmur atau sejahtera. Karena dengan adanya peperangan banyak menimbulkan kematian, penderitaan, dan rasa tidak aman.


pencet CTRL + A kalo pengen ngeliat sumber atau di block dulu kotak hitam dibawah ini

Sumber : 
- https://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi
- http://pisoftskill.blogspot.co.id/2011/05/tolak-ukur-kemakmuran-suatu-negara_01.html

http://belajarekonomiyukk.weebly.com/pertumbuhan-ekonomi.html

Rabu, 09 Maret 2016

Tugas 2

Perekonomian Indonesia

PENTINGKAH MEMPELAJARI PEREKONOMIAN INDONESIA


            Menurut saya mempelajari perekonomian indonesia itu penting, bukan hanya karena saya adalah warga negara indoensia. Warga asing yang ingin menetap atau menjalani bisnis di indonesia akan mempelajari tentang perekonomian indonesia. Menurut saya perekonomian indonesia itu  adalah sebuah aturan dari pemerintah berdasarkan sistem ekonomi yang digunakan untuk membuat rakyat sejahtera. Dalam perkonomian suatu negara pasti akan berbeda dengan negara lain, Hal itu disebabkan oleh  ideologi  bangsa, sifat dan jati diri bangsa yang berbeda dan sistem ekonomi yang berbeda juga. Sistem perekonomian adalah sistem yang dipakai oleh sebuah negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dikuasainya baik untuk perorangan ataupun instansi di negara itu. Perbedaan utama antara satu sistem ekonomi dengan sistem ekonomi yang lain yaitu bagaimana cara sistem itu mengelola faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu diizinkan memiliki seluruh faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut dikuasai oleh pemerintah

KAPAN SUATU NEGARA DIKATAKAN SEBAGAI :

Negara maju

Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata.

Negara maju mempunya ciri-ciri sebagai berikut :
·            Rendahnya tingkat pengangguran
·            Tingginya Tingkat Pendidikan
·            Pendapatan Perkapita Tinggi
·            Besar Pendapatan Negara Berasal dari Industri dan Jasa
·            Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
·            Disiplin dan Menghargai Waktu
·            Tingkat Ekspor Lebih Tinggi Dibanding Import
·            Sebagian Penduduk Tinggal di Kota
·            Krisis Lingkungan Cepat Diatasi

Contoh negara maju :
1.         Taiwan
2.         Singapore
3.         Korea Selatan
4.         Hong Kong


Negara berkembang
Negara berkembang adalah istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan suatu negara dengan kesejahteraan material tingkat rendah. Karena tidak ada definisi tetap negara berkembang yang diakui secara internasional, tingkat pembangunan bisa saja bervariasi di dalam negara berkembang tersebut.

Negara berkembang mempunya ciri-ciri sebagai berikut :
·            Tingkat Pertumbuhan Penduduk Tinggi
·            Tingkat Pengangguran Tinggi
·            Tingkat Produktivitas Rendah
·            Kualitas Hidup Rendah
·            Ketergantungan Pada Sektor Pertanian / Primer
·            Pasar & Informasi Tidak Sempurna
·            Tingkat Ketergantungan Pada Angkatan Kerja Tinggi
·            Ketergantungan Tinggi Pada Perekonomian Eksternal Yang Rentan

Contoh Negara Berkembang :
1.         Indonesia
2.         Malaysia

Negara miskin

Negara miskin dapat disebut juga Negara terbelakang yaitu negara yang tidak mampu berdiri sendiri karena tidak memiliki sistem ekonomi yang dapat memenuhi dan menstabilkan tingkat perekonomian negaranya sehingga dapat memengaruhi keadaan kehidupan masyarakat di negaranya.

Negara miskin mempunya ciri-ciri sebagai berikut :

·            KEMISKINAN UMUM
·            PERTANIAN, MATA PENCAHARIAN UTAMA
·            EKONOMI DUALISTIS
·            SUMBER ALAM KURANG TEROLAH
·            PENGANGGURAN DAN PENGANGGURAN TERSEMBUNYI
·            KETERBELAKANGAN EKONOMI
·            KETIADAAN INSIATIF DAN USAHA
·            KETERBELAKANGAN TEKNOLOGI
·            KELANGKAAN ALAT MODAL


Contoh negara Miskin :

1.         Republik kongo
2.         Zimbabwe


PERTUMBUHAN EKONOMI

Pertumbuhan Ekonomi adalah adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.

 PEMERATAAN PEMBANGUNAN

Pemerataan Pembangunan adalah pemerataan wilayah ekonomi yang didasarkan pada sinkronisasi dan sinergitas akan kepentingan ekonomi untuk kehidupan dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik, tidak saja diwilayah perotaan tetapi diwilayah pinggiran perkotaan, daerah daerah yang menjadi penyangga perkotaan itu sendiri, tidak akan ada kata kampung, semua diharapkan sama ikut menikmati pembangunan ekonomi itu sendiri. 


PENGENTASAN KEMISKINAN

Pengatasan Kemiskinan merupakan program pemerintah yang secara substansi berupaya dalam penanggulangan kemiskinan melalui konsep memberdayakan masyarakat dan pelaku pembangunan lokal lainnya, termasuk pemerintah daerah dan kelompok peduli setempat, sehingga dapat terbangun "gerakan kemandirian penangguangan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan" yang bertumpu pada nilai-nilai luhur dan prisnsip-prinsip universal.

 SISTEM EKONOMI LIBERALISME

Sistem Ekonomi Liberalis adalah suatu filosofi perekonomian kebasan individu. teori itu juga bersifat membebaska individu untuk bertindak sesuka hati sesuai kepentingan dirinya sendiri dan membiarkan semua individu untuk melakukan pekerjaan tanpa pembatas yang nantinya dituntut untuk menghasilkan suatu hasil yang terbaik, yang cateris paribus, atau dengan kata lain,  menyajikan suatu benda dengan batas minimum dapat diminati dan disukai oleh masyarakan (konsumen)




















-http://www.berpendidikan.com/2015/09/pengertian-dan-ciri-ciri-sistem-ekonomi-liberal.html
- http://www.bimbie.com/manfaat-ekonomi-kreatif.htm
- http://manfaat.co.id/manfaat-pembangunan-ekonomi
- https://id.wikipedia.org/wiki/Negara_maju
- http://ipsgampang.blogspot.co.id/2015/05/pengertian-dan-ciri-ciri-negara-miskin.html
- https://id.wikipedia.org/wiki/Negara_berkembang
- https://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi
- https://crackbone.wordpress.com/program-pengentasan-kemiskinan-melalui-program-penanggulangan-kemiskinan-di-perkotaan-p2kp/

Senin, 30 November 2015

Pengantar Bisnis 4

    PRODUK
adalah barang atau jasa yang dapat diperjualbelikan. Dalam marketing, produk adalah apapun yang bisa ditawarkan ke sebuah pasar dan bisa memuaskan sebuah keinginan atau kebutuhan. Dalam tingkat pengecer, produk sering disebut sebagai merchandise. Dalam manufaktur, produk dibeli dalam bentuk barang mentah dan dijual sebagai barang jadi. Produk yang berupa barang mentah seperti metal atau hasil pertanian sering pula disebut sebagai komoditas.
Kata produk berasal dari bahasa Inggris product yang berarti "sesuatu yang diproduksi oleh tenaga kerja atau sejenisnya".Bentuk kerja dari kata product, yaitu produce, merupakan serapan dari bahasa latin prōdūce(re), yang berarti (untuk) memimpin atau membawa sesuatu untuk maju. Pada tahun 1575, kata "produk" merujuk pada apapun yang diproduksi ("anything produced"). Namun sejak 1695, definisi kata product lebih merujuk pada sesuatu yang diproduksi ("thing or things produced"). Produk dalam pengertian ekonomi diperkenalkan pertama kali oleh ekonom-politisi Adam Smith.
Dalam penggunaan yang lebih luas, produk dapat merujuk pada sebuah barang atau unit, sekelompok produk yang sama, sekelompok barang dan jasa, atau sebuah pengelompokan industri untuk barang dan jasa

         Barang atau komoditas
Barang atau komoditas dalam pengertian ekonomi adalah suatu objek atau jasa yang memiliki nilai. Nilai suatu barang akan ditentukan karena barang itu mempunyai kemampuan untuk dapat memenuhi kebutuhan.
Dalam makroekonomi dan akuntansi, suatu barang sering dilawankan dengan suatu jasa. Barang didefinisikan sebagai suatu produk fisik (berwujud, tangible) yang dapat diberikan pada seorang pembeli dan melibatkan perpindahan kepemilikan dari penjual ke pelanggan, kebalikan dengan suatu jasa (tak berwujud, intangible). Istilah "komoditas" sering digunakan dalam mikroekonomi untuk membedakan barang dan jasa.

Konsumen
adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Jika tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali (Jawa: kulakan), maka dia disebut pengecer atau distributor.

Pelanggan atau langganan
Pelanggan atau langganan merujuk pada individu atau rumah tangga, perusahaan yang membeli barang atau jasa yang dihasilkan dalam ekonomi. Secara spesifik, kata ini sering pula diartikan sebagai seseorang yang terbiasa untuk membeli barang pada suatu toko tertentu. Dalam berbagai pendekatan, tergantung dari sifat dari industri ataubudaya, pelanggan bisa disebut sebagai klien, nasabah, pasien. Maknanya adalah pihak ketiga di luar sistem perusahaan yang karena sebab tertentu, membeli barang atau jasaperusahaan. Khusus untuk nasabah, istilah ini digunakan mewakili pihak yang menggunakan jasa bank, baik itu untuk keperluannya sendiri maupun sebagai perantara bagi keperluan pihak lain.
Dalam kegiatan usaha, seorang pemasar atau penjual, mendekati prospek. Prospek dipahami sebagai relasi bisnis yang membangun hubungan dengan perusahaan. Prospek adalah relasi yang bisa sudah menjadi pelanggan ataupun belum. Dalam pengertian yang lebih luas, relasi bisnis menyangkut hubungan bisnis dengan semua pihak ketiga di luar perusahaan. Termasuk dalam kriteria ini : penyedia/vendor, bank, atau pihak lainnya.
Kebutuhan pelanggan dapat didefinisikan sebagai barang atau jasa yang dibutuhkannya untuk mencapai tujuan tertentu. Pelanggan memiliki kebutuhan yang berbeda tingkatannya dan pengharapan pelanggan biasanya dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya, iklan, pemasaran, serta bentuk komunikasi lain, baik dari pemasok maupun sumber-sumber lainnya.

Kebutuhan maupun pengharapan pelanggan dapat ditentukan melalui wawancara, survei, perbincangan, penggalian data, atau metode-metode pengumpulan informasi lainnya. Pelanggan mungkin tak memiliki pemahaman jelas mengenai kebutuhannya. Bantuan untuk menentukan kebutuhan dapat menjadi suatu layanan yang berharga bagi pelanggan. Pada proses ini, pengharapan dapat diatur atau disesuaikan dengan kemampuan produk atau jasa tertentu

PERUSAHAAN YANG MENGGUNAKAN ORIENTASI PASAR

Aqua
Pada beberapa iklan Aqua akhir-akhir ini, sering diperlihatkan apabila kita membeli produk Aqua, berarti kita menymbangkan 50 ruapiah untuk pengadaan air bersih di daerah yang kekurangan air.  Hal tersebut menunjukkan bahwa aqua di dalam memasarkan produknya memakai konsep social marketing



SUMBER : https://id.wikipedia.org/wiki/Pasar 
                    https://id.wikipedia.org/wiki/Barang
                    https://id.wikipedia.org/wiki/Konsumen
                    http://kampuscuy.blogspot.co.id/2012/06/contoh-produk-dan-orientasi.html


Senin, 23 November 2015

Pengantar Bisnins 3

Faktor-faktor yang harus dihadapi dalam pendirian Badan Usaha


  1. Barang dan Jasa yang akan dijual
  2. Pemasaran barang dan jasa
  3. Penentuan harga
  4. Kebutuhan Tenaga Kerja
  5. Organisasi intern
  6. Pembelanjaan
  7. Jenis badan usaha yang akan dipilih.


Alasan Kenapa Badan Usaha Koperasi Cocok Untuk Indonesia


Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain yaitu mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa

Penyebab Koperasi di Indonesia Sulit Berkembang

Sistem administrasi koperasi di Indonesia masih tergolong buruk sehingga membuat  koperasi sulit didongkrak untuk menjadi bisnis berskala besar. "Salah satu yang menjadi penghalang koperasi menjadi bisnis skala besar secara internal adalah pada kualitas sumber daya manusia, pelaksanaan prinsip koperasi, dan sistem administrasi dan bisnis yang masih rendah," kata Asisten Deputi Urusan Asuransi dan Jasa Keuangan Kementerian Koperasi dan UKM Toto Sugiyono, Sabtu (14/9).
Administrasi koperasi yang belum tertata dengan baik, menurut dia, sudah saatnya diakhiri melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola koperasi. Jika administrasi koperasi dilakukan secara profesional, ia berpendapat, bukan tidak mungkin akan lebih banyak jumlah koperasi di Indonesia yang bisa masuk dalam 300 The Global Cooperatives versi ICA (International Cooperative Alliance)."Sayangnya, kendala koperasi di Indonesia bukan hanya dari internal tapi juga dari faktor eksternalnya," katanya.





Sumber :

http://anishsparadise.blogspot.co.id/2012/11/langkah-langkah-mendirikan-badan-usaha.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi#Fungsi_dan_peran_koperasi_Indonesia
http://www.depkop.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1316:3-penyebab-koperasi-di-indonesia-sulit-berkembang&catid=50:bind-berita&Itemid=97

Rabu, 11 November 2015

PENGANTAR BISNIS 2

PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

Perusahaan adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.

Contoh Perusahaan :
1. Perusahaan Nasional ( PT. Mahameru Kencana Abadi )
2. Perusahaan Internasional ( PT. Pertamina )
3. Perusahaan Multinasional ( Adidas )
4. Perusahaan Global ( PT. Toyota Motor )


Lingkungan perusahaan adalah sesuatu yang ada di sekitar perusahaan dan memiliki pengaruh terhadap perusahaan. Keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.

Contoh Lingkungan Perusahaan :  

A.     Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusahaan.
Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :

1.   Lingkungan eksternal makro
lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha.

Contoh :
Keadaan alam : SDA, lingkungan.
Politik dan hankam : kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada menciptakan :
Hukum
Perekonomian
Pendidikan dan kebudayaan
Social dan budaya
Kependudukan
Hubungan internasional.

2.   Lingkungan eksternal mikro
Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.

Contoh :
Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.

B.        Lingkungan Internal
Adalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.
Contoh :
-Tenaga kerja
-Peralatan dan mesin
-Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
-Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
-System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.

Perbedaan antara Letak dan Tempat Perusahaan

LETAK PERUSAHAAN
Letak perusahaan adalah tempat di mana perusahaan melakukan kegiatan bisnisnya. Letak perusahaan tidak mempunyai pengertian yang sama dengan kedudukan perusahaan. Kedudukan perusahaan adalah tempat di mana kantor pusat perusahaan berada. Persoalan tentang pemilihan letak perusahaan bukan saja timbul sewaktu mendirikan perusahaan, tetapi juga sewaktu perusahaan sudah menjalankan kegiatan bisnisnya.

Contohnya :
Letak perusahaan dapat dibedakan menjadi empat, yaitu :
1.       Terikat keadaan alam
2.       Terikat sejarah
3.       Terikat oleh Pemerintah
4.       Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi


2.      TEMPAT PERUSAHAAN

Tempat perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan, pelanggan, dan sebagainya



Perbedaan letak perusahaan dan tempat kedudukan perusahaan terletak pada fungsinya. Letak perusahaan adalah tempat di mana perusahaan melakukan kegiatan bisnisnya. Sedangkan, Tempat perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut di dirikan 


Perbedaan Antara Perusahaan dan Lembaga Sosial

Perusahaan adalah suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. hal ini disebabkan karena kebutuhan manusia tidak bisa digunakan secara langsug dan harus melewati sebuah proses disuatu tempat sampai bisa langsung digunakan oleh manusia.

menurut John Lewis lembaga sosial adalah kumpulan norma-norma dalam aktivitas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. lembaga sosial juga bisa didefinisikan sebagai suatu organisasi pemikiran dan pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas kemansyarakatan dan terdiri dari adat istiadat, tata kelakuan, kebiasaan, dan serta unsur-unsur kebudayaan yang secara langsung atau tidak tergabung dalam suatu unit yang fungsional.


Jika saya di beri kesempatan untuk memilih antara memilih Bekerja di Perusahaan atau Lembaga Sosial?

saya lebih memilih bekerja didalam sebuah perusahaan dibandingkan lembaga sosial. Dikarenakan perusahaan mempunyai keuntungan yang lebih besar dibandingkan lembaga sosial.



Sumber :